Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) sangat menyesalkan berita yang diterbitkan oleh tagar.id yang mengatakan KSMW sebagai pihak yang telah membubarkan acara HMI pada 04 September 2019.

Berita berjudul “Penyebab HMI dan Mahasiswa UIN Walisongo Nyaris Bentrok” yang ditulis oleh Agus Joko Mulyono, dan diterbitkan pada 05 September 2019, pukul 16.07 WIB, terkesan tidak objektif lantaran hanya mengambil sumber informasi sepihak dan tidak mewawancarai pihak KSMW. Media tagar.id sama sekali tidak meminta klarifikasi dari kami selaku pihak yang dituduh terlibat dalam pembubaran acara tersebut. Bahkan, media ini juga tidak menyertakan pernyataan langsung dari pihak yang membubarkan acara tersebut. Sehingga berita ini tidak ditulis secara imbang dan objektif (coverboth side). Penulisan berita yang demikian dapat berimplikasi pada pemahaman publik yang tidak benar.

Oleh karena itu, Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) menyampaikan klarifikasi berikut ini:

  1. Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) secara organisasi sama sekali tidak ikut terlibat dalam kekisruhan acara Baper Bersholawat yang dilaksanakan HMI pada tanggal 04 September 2019 di Masjid Kampus 3 UIN Walisongo Semarang;
  2. Tidak ada 20 balapikir KSMW yang datang dan terlibat dalam kekisruhan acara Baper Bersholawat yang dilaksanakan HMI;
  3. Tidak benar bahwa KSMW kembali menggeruduk lokasi pengajian untuk membubarkan acara sholawat yang dilaksanakan HMI;

Menindaklanjuti berita tersebut dan kedatangan pihak tagar.id ke kantor KSMW pada hari Jum’at, 06 Agustus 2019 pukul 11.19 WIB untuk meminta klarifikasi, maka kami meminta kepada Pimpinan Redaksi tagar.id dan narasumber yang memberi keterangan tentang keterlibatan KSMW dalam acara Baper Bersholawat yang dilaksanakan HMI untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) secara langsung.

Sebab berita ini telah merugikan nama baik kami selaku UKM yang tidak pernah melakukan tindakan represif kepada organisasi lain. Atas dasar tersebut, KSMW mengecam berita di tagar.id dan pihak yang menuduh KSMW terlibat dalam pembubaran acara tersebut.

Kami juga meminta Pimpinan Redaksi tagar.id untuk menerbitkan surat jawaban dari KSMW dan memperbaharui atau menghapus berita terkait dalam waktu 1 x 24 jam, terhitung sejak Press Release ini dilayangkan. Karena sudah menyebarkan berita yang tidak benar terkait KSMW. Jika tidak mengindahkan hal tersebut, kami akan mengambil tindakan lebih lanjut.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Kami selaku Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW), mengharapkan para mahasiswa terkhusus mahasiswa UIN Walisongo untuk lebih kritis dan bijaksana dalam menanggapi sebuah informasi dengan mengutamakan upaya klarifikasi dan pencarian sumber yang seimbang.

Semarang, 06 September 2019

Ttd.

Rektor UKM KSMW UIN Walisongo

Sareadi

 

(Download Pers Rilis KSMW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here