Berbicara tentang biaya pendidikan di Indonesia terutama perguruan tinggi tak akan lepas dari berbicara tentang sistem yang berlaku di perguruan tinggi tersebut. Bagi perguruan tinggi negeri standar pembiayaan kuliah yang dipakai sesuai dengan permenristekdikti RI No. 39 tahun 2016 adalah dengan system UKT (Uang Kuliah Tunggal). Apa itu UKT?

UKT yang mulai berlaku sejak tahun 2013 sebagaimana tertuang dalam pasal 1 ayat 6 permenristekdikti no. 39 adalah sebagian BKT yang ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominya. BKT sendiri adalah keseluruhan biaya operasional yang terkait langsung dengan proses pembelajaran mahasiswa per semester pada program studi di PTN. UKT ditetapkan dengan memperhatikan BKT. UKT terdiri atas beberapa kelompok yang ditentukan berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa, orangtua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya.

Sebelum besaran UKT ditetapkan, seorang calon mahasiswa baru harus melakukan upload data pokok keluarga, meliputi penghasilan orangtua perbulan, keadaan rumah, dan tanggungan orangtua untuk dapat ditentukan golongan yang tepat bagi si calon maba. Namun dalam 4 tahun perjalanannya ini berbagai masalah bermunculan dan semakin kompleks. Kemampuan keluarga sebagai dasar penetapan besaran UKT pada kenyataanya bukanlah satu-satunya indikator dalam menggolongkan biaya UKT mahasiswa. jalur masuk dan adanya kuota minimal setiap kelas mengakibatkan banyak mahasiswa yang merasa keberatan dengan biaya UKT yang dibebankan padanya. Akibatnya tak sedikit yang akhirnya mengundurkan diri dan batal menjadi mahasiswa.

Melihat begitu banyaknya permasalahan yang ditimbulkan oleh adanya system UKT, apalagi masalah tersebut tak hanya terjadi di satu perguruan tinggi melainkan hampir di seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia, maka KSMW pada Minggu, 28 Agustus 2016 pukul 20.00 WIB bertempat di Angkringan Holland Bakery Ngaliyan menyelenggarakan sebuah diskusi panel yang dihadiri oleh perwakilan dari tiga perguruan tinggi negeri di Semarang, UIN Walisongo, UNNES, dan UNDIP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here